iB Istishna Pararel


Adalah akad jual beli dimana bank (penjual) memesan barang kepada pihak lain (produsen) untuk menyediakan barang sesuai dengan kriteia dan persyaratan tertentu yang telah disepakati nasabah (pembeli) dengan pembayaran sesuai dengan kesepakatan.

Akad

Istishna paralel adalah suatu bentuk akad Istishna antara pemesan (pembeli) dengan penjual­, kemudian untuk memenuhi kewajibannya kepada pembeli, penjual memerlukan pihak lain sebagai pembuat.

Manfaat

Dengan menggunakan konsep jual beli Istishna Paralel, Bank dapat memberikan pembiayaan kepada nasabah untuk pembelian barang yang dipesan.

Fitur

  • Pemesanan barang dari Nasabah pembeli kepada Bank.
  • Akad pembiayaan Istishna’.
  • Pemesanan barang sesuai spesifikasi dari Bank kepada Produsen.
  • Akad pembiayaan Istishna’ Pararel.
  • Pembayaran kepada Produsen dilakukan dimuka, bertahap atau ditangguhkan.
  • Pengiriman dokumen barang dari Produsen ke Bank.
  • Nasabah produsen berhutang barang kepada Bank.
  • Bank melakukan jual beli kepada Nasabah pembeli setelah barang ada.

Syarat dan Ketentuan

  • Diperuntukan bagi nasabah perorangan dan nasabah badan usaha (usaha milik perorangan, badan usaha seperti CV atau Fa dan badan hukum seperti PT, Koperasi atau Yayasan).
  • Jangka waktu pembiayaan kepada nasabah pembeli adalah selama maksimal 10 tahun.
  • Penetapan harga untuk nasabah pembeli yaitu harga setelah memperhitungkan harga beli ditambah marjin keuntungan bank.