Wakaf Uang


Wakaf yang dilakukan seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang yang dapat dikelola secara produktif dan hasilnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan ekonomi umat.

Manfaat

  • Dapat dilakukan oleh siapa saja, perorangan, organisasi/yayasan, maupun badan hukum.
  • Setoran dan jangka waktu wakaf fleksibel (abadi dan berjangka).
  • Dana tidak berkurang.
  • Sarana investasi akhirat dengan manfaat untuk kesejahteraaan sosial (social benefit).

Syarat

  • WNI atau WNA (dalam hal Wakif WNA maka nazhirnya khusus Badan Wakaf Indonesia).
  • Nasabah dan non nasabah.
  • Memiliki identitas diri (KTP/SIM/Paspor).
  • Mengisi formulir pernyataan kehendak Wakif yang berfungsi sebagai Akta Ikrar Wakaf (AIW).
  • Menyetorkan nominal wakaf kepada petugas Bank dan ditujukan kepada Nazhir wakaf.
  • Wakif menandatangani AIW yang telah dilampiri bukti setoran tunai Wakaf Uang, dan ditandatangani pula oleh saksi-saksi dan 1 (satu) orang pejabat Bank sebagai Pejabat Pembuat AIW (PPAIW).
  • Wakif akan mendapat AIW dan Sertifikat Wakaf Uang (SWU).

Ketentuan

  • Setoran Wakaf Jangka Waktu Tidak Terbatas (Abadi)
  1. Jumlah minimal setoran untuk Wakaf Jangka Waktu Tidak Terbatas (Abadi) tidak ada batas minimal
  2. Jumlah minimal setoran untuk memperoleh Sertifikat Wakaf Uang sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah)
  • Setoran Wakaf Jangka Waktu Terbatas
  1. Jumlah nominal setoran untuk Wakaf Jangka Waktu Terbatas minimal sebesar Rp. 10.000.000,- (lima juta rupiah).
  2. Jangka waktu minimal 5 tahun.
  • Setoran Wakaf Uang secara kolektif
    1. Setoran Wakaf uang dapat dilakukan secara kolektif, yaitu wakaf uang yang berasal dari lebih dari 1 orang.
    2. Wakaf uang kolektif hanya untuk Wakaf Dalam Jangka Waktu Tidak Terbatas.
    3. Wakaf Uang kolektif diperuntukan untuk kepentingan umum.
    4. Bank membuat 1 (satu) AIW dengan lampiran daftar nama Wakif kolektif dan membuat 1 (satu) SWU dengan Lampiran Daftar Nama Wakif kolektif.

Proses

  • Wakif (pewakaf) datang ke Bank Syariah Bukopin.
  • Wakif (pewakaf) menigisi Formulir Wakaf Uang (FWU) dan melampirkan foto copy identitas diri yang masih berlaku.
  • Wakif (pewakaf) menyetor nominal wakaf dan secara otomatis dana masuk ke rekening Badan Wakaf Indonesia (BWI).
  • Wakif (pewakaf) mengucapkan ikrar wakaf dan menandatangani FWU bersama 2 saksi dan 1 pejabat bank.
  • Bank Syariah Bukopin mencetak Sertifikat Wakaf Uang (SWU).
  • Bank Syariah Bukopin memberikan FWU dan SWU kepada Wakif (pewakaf).